Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Persatuan Pembangunan
(PPP), Fernita Darwis menyatakan unggulnya pasangan Ahmad Heryawan dan
Deddy Mizwar dalam Pilkada Jawa Barat merupakan antitesa dari hasil
survei yang menyatakan elektabilitas parpol berideologi Islam menurun.
"Ini,
membuktikan partai Islam masih bisa bertahan. Selain itu, ini sebagai
antitesis dari hasil survei yang menyatakan partai berideologi Islam
elektabilitasnya rendah," kata Fernita saat dihubungi, Kamis (28/2).
Terlebih
lagi, lanjut dia, dalam hajat demokrasi di bumi parahyangan itu, di
mana 80 persen kandidatnya merupakan selebriti yang memiliki popularitas
tinggi.
"Jadi, persaingannya hebat. Dan pemilih Aher-Deddy
tertinggi ada di Kabupaten Bogor, Kabupaten Tasik Kota Tasik dan Kota
Garut, di mana empat kepala daerahnya dipimpin PPP. Artinya, PPP masih
menjadi harapan pemilih," klaim Sekretaris Jenderal Lembaga Pemenangan
Pemilu (LP2) PPP itu.
Sseperti diketahui, berdasarkan hasil
survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pada Oktober 2012 lalu,
menyatakan elektabilitas parpol berbasiskan Islam, seperti PKS, PAN, PPP
dan PKB, berada di bawah 5 persen atau menurun dibanding parpol
Nasionalis.
Hasil serupa juga terjadi terhadap survei yang
dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Pada hasil
survei yang dipublikasikan beberapa waktu lalu itu menyebutkan, bahwa
partai berbasis Islam seperti PKB hanya menorehkan suara 5,6 persen,
disusul PPP dengan 4,1 persen. Sedangkan PKS memperoleh 2,7 persen suara
dan PAN hanya 1,5 persen.
Sumber : http://www.merdeka.com
Kamis, 28 Februari 2013
Share This To :
Related Post
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar