Dalam survei yang dirilis Lembaga Survei Jakarta (LSJ) sepekan lalu,
menempatkan perolehan suara partai-partai Islam mengalami penurunan.
Melihat itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak mau menanggapi
hasil yang dianggap merugikan tersebut.
"Bagi kita, antara satu
survei dengan survei yang lain itukan dengan jarak waktu yang berdekatan
tapi hasilnya berbeda-beda itu, jadi kita tidak terlalu menganggap
betul survei-survei itu," kata Wakil Ketua PPP Lukman Hakim di Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi Mahkamah Konstitusi, Cisarua, Bogor, Selasa (26/2).
Dirinya
mengaku tidak memusingkan hasil tersebut. Saat ini, PPP justru tengah
menekankan konsilidasi ke dalam untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu)
2014 mendatang.
"Survei-survei yang kita lakukan sendiri pun untuk konsumsi internal, itupun juga semakin menguatkan kita untuk lebih concern ke internal," paparnya.
Dalam
rilis LSJ pada Kamis (21/2) lalu, partai dengan basis massa Islam
mengalami penurunan. PKS mendapat 2,6 persen, PAN 2,5 persen, PPP 2,4
persen dan PKB 1,8 persen sehingga berada di bawah parliamentary
treshold (PT) sebesar 3,5 persen.
Survei tersebut dilakukan pada
9-15 Februari 2013 dengan 1225 responden yang tersebar di 33 propinsi.
Survei tersebut dilakukan teknik wawancara kuesioner dan memiliki margin
of error sebesar 2,8 persen.
Sumber : http://www.merdeka.com/politik/ppp-tak-risau-suara-partai-islam-merosot.html
Kamis, 28 Februari 2013
Share This To :
Related Post
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar